10 Tanda-Tanda Besar Hari Kiamat (As-Saa’ah – السَّاعَةَ)

Sebelum membahas tanda-tanda kiamat, sebaiknya kita memahami dulu pengertian hari kiamat itu sendiri.

Kata ‘hari’ dalam istilah ‘hari kiamat’ bukan berarti 24 jam, karena se-hari Allah itu bisa 1.000 tahun, dan 50.000 tahun jika dihitung berdasarkan perhitungan waktu kita di dunia atau tepatnya di bumi ini.

وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِالْعَذَابِ وَلَنْ يُخْلِفَ اللَّهُ وَعْدَهُ ۚ وَإِنَّ يَوْمًا عِنْدَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ

Dan [demikianlah, wahai Muhammad,] mereka menantangmu agar megerakan hukuman [Allah] terhadap mereka, tetapi, Allah tidak pernah lalai memenuhi janji-Nya–dan, perhatikanlah, satu hari disisi Pemeliharamu adalah seperti seribu tahun menurut perhitungan kalian. (Al-Hajj, 22:47)

يُدَبِّرُ الْأَمْرَ مِنَ السَّمَاءِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ أَلْفَ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ

Dia mengatur segala yang ada mulai dari ruang samawi sampai bumi; dan pada akhirnya semua akan naik kepada-Nya [untuk diadili] pada suatu Hari yang panjangnya [seperti] seribu tahun perhitungan kalian. (As-Sajdah, 32:5)

تَعْرُجُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

semua malaikat dan semua ilham [yang pernah diberikan kepada manusia] bermikraj (naik) kepada-Nya [setiap hari,] dalam sehari yang panjangya [bagaikan] lima puluh ribu tahun. (Al-Ma’arij, 70:4)

Kata Hari kiamat (Yaum al-Qiyamat) dalam al-Qur’an secara umum digunakan untuk mengacu kepada Hari Kebangkitan (Yaum al-Ba’ats) dan Hari Pengadilan (Yaum al-Din). Namun sebelum hari kebangkitan dan hari pengadilan terjadi, ada suatu kejadian yang terjadi lebih dahulu yaitu hancurnya seluruh alam semesta atau berakhirnya material alam semesta. Proses kejadian ini disebutkan dalam al-Qur’an dengan istilah as-Sa’ah atau Sa’at (  السَّاعَةَ ) yang secara harfiah berarti saat terakhir.

As-Sa’ah (saat terakhir) artinya kehancuran material alam semesta karena mengalami proses transformasi menjadi sesuatu yang lain.

Sedangkan al-Qiyamat (kiamat) memiliki arti yang cukup luas, yaitu serangkaian waktu dan peristiwa mulai dari kehancuran seluruh material alam semesta sampai pada penentuan nasib setiap umat manusia apakah layak memasuki surga atau malah memasuki neraka. Rangkaian peristiwa yang terkandung dalam yaum al-qiyamat yaitu:

  • As-Sa’ah yaitu saat terakhir dan hancurnya seluruh material alam semesta (proses transformasi material alam semesta menjadi sesuatu yang lain).
  • Yaum al-Ba’ats yaitu hari kebangkitan seluruh umat manusia (dari kematian).
  • Yaum al-Din yaitu hari pengadilan terhadap setiap manusia terhadap perbuatannya sewaktu di dunia.
  • Yaum al-Mahsyar yaitu hari berkumpulnya seluruh umat manusia di tempat pengadilan (mahsyar).
  • Yaum al-Hisab yaitu hari perhitungan semua amal baik dan buruk setiap manusia sewaktu berada di dunia.
  • Yaum al-Mizan yaitu hari penimbangan semua amal baik dan buruk setiap manusia sewaktu di dunia.
  • Yaum al-Tanad yaitu hari saling memanggil (pada saat pengadilan, setiap manusia yang lalai di dunia akan saling memanggil dan meminta tolong dalam kesusahan).
  • Yaum al-Jaza yaitu hari putusan yang menetapkan nasib setiap manusia apakah layak memasuki surga atau neraka.
  • Yaum al-Hasrah yaitu hari penyesalan bagi sebahagian umat manusia yang lalai dan tidak beriman sewaktu berada di dunia.
  • Yaum al-Fashl yaitu hari pembedaan antara semua hal yang benar dan yang salah.
  • Yaum al-Jama’ yaitu hari berkumpul nya seluruh umat manusia yang kemudian akan mendapati diri mereka di surga dan sebagian lagi dalam api yang berkobar.
  • Yaum al-Wa’id yaitu hari terlaksananya peringatan akan hari kebangkitan manusia yaitu ketika sangkakala ditiupkan.
  • Yaum al-Khulud yaitu hari yang didalamnya kehidupan abadi bermula.
  • Yaum al-Khuruj yaitu hari keluarnya manusia dari kematian.

Rangkaian peristiwa-peristiwa inilah yang disebut dengan istilah hari kiamat atau makna dari Al-Qiyamat. Jadi, apabila al-Qur’an dan Hadits menyebut kata Yaum al-Qiyamat, maka yang dimaksud adalah salah satu atau semua dari serangkain peristiwa tersebut.

Istilah as-sa‘ah, yaum al-ba’ats, yaum al-dīn, dsb., kesemuanya dimuat lagi dalam sebuah istilah lain yaitu Hari Akhir (Yaum al-Akhir). Jadi, ‘hari akhir’ sebenarnya hanya istilah lain dari ‘hari kiamat’.

Kiamat pasti akan terjadi! Kapan kiamat akan terjadi?

Tidak seorang pun (termasuk nabi dan rasul) yang mengetahui kapan tepatnya saat kiamat itu akan terjadi. Namun, sewaktu Nabi Muhammad SAW masih hidup beliau sempat memberikan petunjuk mengenai kapan sa’ah (saat terakhir) atau hari kiamat itu akan datang. Nabi Muhammad SAW menyampaikan kepada para sahabat dan pengikutnya bahwa sa’ah (kiamat) tidak akan terjadi sampai kalian melihat 10 tanda-tanda berupa kejadian dan fenomena besar (pada akhir zaman). Ini lah yang sampai sekarang dikenali dengan istilah 10 tanda-tanda besar hari kiamat.

Diriwayatkan dalam kitab hadits Sahih Muslim,

حَدَّثَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ، زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَإِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَابْنُ أَبِي عُمَرَ الْمَكِّيُّ – وَاللَّفْظُ لِزُهَيْرٍ – قَالَ إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا وَقَالَ الآخَرَانِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ فُرَاتٍ، الْقَزَّازِ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ، عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيدٍ الْغِفَارِيِّ، قَالَ اطَّلَعَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ ‏”‏ مَا تَذَاكَرُونَ ‏”‏ ‏.‏ قَالُوا نَذْكُرُ السَّاعَةَ ‏.‏ قَالَ ‏”‏ إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ ‏”‏ ‏.‏ فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُولَ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ صلى الله عليه وسلم وَيَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَثَلاَثَةَ خُسُوفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنَ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ ‏.‏

Hudhaifa ibnu Usaid al-Ghifari, salah seorang sahabat Nabi, mengatakan:
Rasulullah SAW mendatangi kami secara tiba-tiba (sewaktu kami sibuk dalam sebuah diskusi). Beliau bertanya: Apa yang kalian diskusikan? Mereka (para sahabat) menjawab, Kami berdiskusi tentang hari kiamat. Kemudian beliau berkata: Hari kiamat itu tidak akan datang sampai kalian melihat 10 (sepuluh) tanda-tanda nya dan (dalam kaitannya dengan tanda-tanda hari kiamat) beliau menyebutkan ‘Asap’, ‘Dajjal’, ‘Binatang Buas’, ‘Terbitnya Matahari dari Barat’, ‘Turunnya Isa ibnu Maryam AS’, ‘Ya’juj dan Ma’juj’, ‘Tenggelamnya bagian bumi di tiga tempat, satu di timur, satu di barat, dan satu di Arabia’, yang terakhir yaitu ‘Gejolak api akan muncul dari Yaman, dan akan menggiring umat manusia berkumpul ke tempat pengadilan’. (Sahih Muslim)

Perlu diperhatikan bahwa 10 tanda-tanda kiamat yang disebutkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadits di atas bukan berdasarkan urutan kronologisnya (urutan waktu terjadinya), akan tetapi beliau menyampaikan sepuluh tanda-tanda kiamat tersebut secara acak.

Berikut ini adalah 10 (sepuluh) tanda-tanda besar hari kiamat sebagaimana telah diramalkan oleh Nabi Muhammad SAW lebih dari 1439 tahun yang lalu:

Asap (Dukhan)

Asap (Dukhan) - Tanda-Tanda Kiamat

Ada satu surah (bab) dalam al-Qur-an yang dinamai ad-Dukhan (Asap).

فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍ

MAKA, TUNGGULAH Hari ketika langit akan mendatangkan selubung asap yang akan membuat jelas [datangnya Saat Terakhir].

يَغْشَى النَّاسَ ۖ هَٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ

yang menyelubungi seluruh umat manusia, [dan menyebabkan para pendosa berseru,] “Betapa pedihnya penderitaan ini!

رَبَّنَا اكْشِفْ عَنَّا الْعَذَابَ إِنَّا مُؤْمِنُونَ

Wahai, Pemelihara kami! Bebaskanlah kami dari penderitaan, karena, sungguh, [kini] kami beriman [kepada-Mu]!

(Qur’an, Ad-Dukhan, 44 : 10-12)

Kemungkinan besar asap ini akan muncul sebagai akibat dari ledakan senjata nuklir dalam jumlah yang banyak yang digunakan pada suatu perang yang sangat dahsyat di akhir zaman. Mengingat bahwa Nabi Muhammmad SAW juga menyampaikan salah satu tanda kiamat lainnya yaitu Malhamah (perang dahsyat) akan terjadi menjelang hari kiamat. Banyak yang berasumsi bahwa perang dahsyat tersebut merupakan perang dunia ke-tiga berdasrkan situasi dan kondisi dunia pada saat ini semakin tegang dan memanas khususnya antara aliansi Amerika Serikat (NATO) dan aliansi Rusia.

Dajjal

Dajjal - Tanda-Tanda KiamatAl-Masih ad-Dajjal ( المسيح الدجّال ), “Dajjal al-Masih Palsu”, adalah seorang tokoh jahat dalam eskatologi Islam. Dajjal akan muncul dan menyamar sebagai Nabi Isa as menjelang hari kiamat. Dajjal juga seorang tokoh yang terdapat dalam eskatologi Kristen yang dikenal dengan nama Anti Christ (Anti Kristus) dan dalam eskatologi Yahudi abad pertengahan yang dikenal dengan nama Armilus.

Kata Dajjal merupakan kata sifat yang berasal dari bahasa Syria dan juga merupakan kata yang umum dalam bahasa Arab ( دجال ) yang artinya “dusta” atau “tipu muslihat”. Al-Masih Ad-Dajjal berarti “Mesias yang Menipu” atau “Mesias Palsu”, yang menipu pada akhir zaman atau mendekati hari kiamat. Dajjal adalah seorang makhluk jahat yang akan berusaha menyamar sebagai mesias asli yaitu Nabi Isa as.

Makhluk Buas dari Tanah

Matahari Terbit dari Barat

Turunnya Nabi Isa Ibnu Maryam AS

Ya’juj dan Ma’juj

ya'juj dan ma'juj - tanda-tanda kiamatKata Ya’juj dan Ma’juj muncul sebanyak dua kali dalam al-Qur’an yaitu pada surat al-Kahfi ayat 94 dan surat al-Anbiya ayat 96.

قَالُوا يَا ذَا الْقَرْنَيْنِ إِنَّ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ مُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجًا عَلَى أَن تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّا

حَتَّى إِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَهُم مِّن كُلِّ حَدَبٍ يَنسِلُونَ

Ya’juj dan Ma’juj merupkan makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT

Tiga Gempa dan Longsor yaitu di timur, di barat, dan di Arabia

Gempa dan Longsor di Timur

Gempa dan Longsor di Barat

Gempa dan Longsor di Arabia

Kita mengetahui dari ramalan Nabi Muhammad SAW bahwa ‘tenggelamnya wilayah bumi di Arabia akan menelan (menenggelamkan) sekelompok tentara yang akan menuju ke selatan yaitu kota Mekah. Kelompok tentara itu akan berusaha menyerang Imam Al-Mahdi, keturunan dari Nabi Muhammad SAW. Diramalkan bahwa dia akan mendirikan kembali Khilafah Islam (pemerintahan berdasarkan Islam) di semenanjung Arab. Setelah tanda tersebut terjadi (tenggelamnya wilayah bumi di Arabia) barulah putra Maryam akan turun dari langit dengan kedua tangannya bersandar pada sayap dua malaikat, dan akan membinasakan Dajjal si mesiah palsu. Al-Qur’an sendiri telah menggambarkan Nabi Isa AS (kembalinya Nabi Isa AS) sebagai ‘ilm (juru kunci) hari kiamat:

وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِلسَّاعَةِ فَلَا تَمْتَرُنَّ بِهَا وَاتَّبِعُونِ ۚ هَٰذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ

Dan sesungguhnya Isa itu akan menjadi pertanda (datangnya) hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. (Qur’an, Zukhruf, 43:61)

Api Muncul dari Yaman dan Akan Menggiring Umat Manusia Berkumpul ke Tempat Penghakiman

Leave a Reply