Tanda-Tanda Akhir Zaman dan Hari Kiamat Menurut Islam

Akhir Zaman adalah zaman, masa atau periode waktu terakhir di dunia yang berlangsung sejak munculnya nabi terakhir (Muhammad SAW) sampai pada saat terjadinya hari kiamat (yaum al-qiyamah).

Akhir zaman merupakan zaman penutup atau zaman terakhir di dunia, sehingga sejarah kehidupan dunia akan berujung atau berakhir pada periode waktu ini. Akhir dari sejarah kehidupan di dunia ini nantinya ditandai dengan kembalinya (turunnya) mesias yang asli yaitu Nabi Isa ibnu Maryam as untuk memimpin dunia berdasrakan syariat Islam dari tanah suci (al-Ardh al-Muqaddassah) yaitu Yerusalem.

Namun, sebelum Nabi Isa as turun kembali ke dunia, di penghujung akhir zaman menjelang hari kiamat, umat manusia akan mengalami fitnah (ujian dan cobaan) tersulit yang belum pernah dialami sejak awal zaman (zaman Nabi Adam as). Nabi Muhammad SAW menggambarkannya sebagai zaman paling berbahaya dalam sejarah kehidupan di dunia. Pada masa ini Syariat Islam yang telah disampaikan dan diajarkan oleh para Nabi dan Rasul Allah SWT tidak terlihat lagi di tengah-tengah kehidupan umat manusia secara umum. Oleh karena itu, Nabi Isa as dan Imam Al-Mahdi akan mendirikan kembali syariat Islam untuk mewujudkan kebenaran, keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran bagi seluruh umat manusia di dunia. Kehidupan dunia setelah syariat islam kembali ditegakkan dan setelah Nabi Isa as meninggal dunia serta dimakamkan di dekat makam Nabi Muhammad SAW di Madina, tidak termasuk lagi dalam sejarah.

Akhir zaman sangat erat kaitannya dengan hari kiamat mengingat keduanya berlangsung secara beriringan, yaitu setelah zaman di dunia berakhir maka akan dilanjutkan dengan peristiwa hari kiamat.

Hari Kiamat (yaum al-qiyamah) merupakan suatu rangkaian kejadian mulai dari kehancuran seluruh material alam semesta (as-saa’ah), hari kebangkitan (yaum al-ba’ats), hari pengadilan (yaum ad-din), hingga penentuan setiap umat manusia apakah layak memasuki surga atau neraka.

Akhir zaman dan hari kiamat (termasuk semua rangkaian kejadiannya seperti hari kehancuran alam semesta, hari kebangkitan, hari pengadilan, dll), semuanya digabungkan dalam sebuah istilah yang lain yang kita kenal dengan hari akhir (yaum al-akhir).

Tanda-Tanda Akhir Zaman dan Hari Kiamat

Tidak seorangpun (termasuk Nabi dan Rasul) yang mengetahui kapan tepatnya hari kiamat terjadi kecuali Allah SWT. Namun, melalui Nabi dan Rasul-Nya, Allah SWT sudah menyampaikan tanda-tanda kedatangnya yang terdapat dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits.

Berdasarkan qur’an dan hadits, kita mengetahui bahwa hari kiamat itu akan datang ketika dunia ini sudah berada di akhir zaman. Dengan demikian, akhir zaman sebenarnya merupakan pertanda semakin dekatnya kedatangan hari kiamat dan semua tanda-tanda hari kiamat akan muncul pada saat akhir zaman.

Apakah Dunia Sekarang Sudah Berada di Akhir Zaman?

Berikut ini adalah tanda-tanda akhir zaman dan hari kiamat (hari akhir) yang terdapat dalam al-qur’an dan hadits.

Diutusnya Nabi & Rasul Terakhir Yaitu Muhammad SAW

Kemunculan Nabi Muhammad SAW merupakan tanda awal bahwa dunia sudah memasuki fase akhir zaman karena Nabi Muhammad SAW merupakan nabi sekaligus rasul terakhir bagi seluruh umat manusia sejak masa kenabiannya sampai pada manusia terakhir saat hari kiamat terjadi.

“Aku diutus (sebagai Nabi) dan hari kiamat adalah seperti kedua jari ini (sambil merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya).” ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan an-Nasa’i, Sunan at-Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah, Riyad as-Salihin)

Maksudnya, periode waktu antara era Nabi Muhammad SAW masih hidup hingga hari kiamat adalah seperti kedua jari tersebut, yaitu berdekatan dan sangat singkat.

“Ingatlah enam hal [yang akan terjadi] sebelum hari kiamat datang, … (salah satunya) adalah kematianku.” ~ (Sahih Bukhari, Sunan Ibnu Majah)

“… aku merupakan nabi penutup (terakhir) yang setelahku tidak akan ada lagi nabi.” ~ (Sunan Abu Dawud)

“Allah SWT telah mengutus Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan sebelum hari kiamat. Dia yang menaati Allah dan Nabi-Nya berada di jalan yang benar, dan dia yang tidak mena’ati mereka tidak menyakiti (merugikan) siapapun kecuali dirinya sendiri, dan dia sama sekali tidak menyakiti (merugikan) Allah.” ~ (Sunan an-Nasa’i, Sunan Abu Dawud)

Bangsa Arab Akan Celaka Karena Ditimpa Kejahatan Besar

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Celakalah bangsa Arab dari kejahatan besar yang akan menimpa mereka. Hari ini sebuah celah telah dibuat pada dinding (penghalang) Ya’juj dan Ma’juj seperti ini (Nabi Muhammad SAW membuat angka 90 atau 100 dengan jari-jarinya).” Ditanyakan, “Akankah kita (bangsa Arab) juga dihancurkan meskipun ada golongan yang beriman di antara kita?” Nabi menjawab, “Iya, jika syaitan (kejahatan) meningkat.” ~ (Sahih Bukhari)

“Apakah kalian (bangsa Arab) melihat apa yang kulihat?” “Tidak.” Nabi berkata, aku melihat penderitaan turun di antara waktu (zaman) kalian seperti turunnya hujan.” ~ (Sahih Bukhari)

“Ya Allah! berkahilah Sham dan Yaman kami.” Para sahabat dan pengikut berkata, “Najd kita juga.” Nabi kembali berkata, “Ya Allah! berkahilah Sham dan Yaman kami.” Para sahabat dan pengikut kembali berkata, “Najd kita juga.” Setelah itu Nabi berkata, “Akan muncul gempa (goncangan) dan kesulitan, dan dari sana (Najd) akan muncul tanduk syaitan (kejahatan besar).” ~ (Sahih Bukhari)

“Salah satu tanda kedatangan hari kiamat adalah kehancuran Bangsa Arab.” ~ (Sunan at-Tirmidzi)

Kehancuran Golongan Pengikut Nabi Muhammad SAW

Rasulullah SAW bersabda:

“Kehancuran pengikutku akan terjadi melalui perbuatan generasi muda (generasi-generasi berikutnya) dari kaum Quraish.” ~ (Sahih Bukhari)

Berlomba-lomba Membuat Bangunan Yang Tinggi dan Megah

“Ketika penggembala unta hitam yang bertelanjang kaki (Bangsa Arab) mulai berbangga dan bersaing satu sama lain dalam membuat bangunan-bangunan yang tinggi.” ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, Hadits Nawawi, Riyad as-Salihin)

“Hari kiamat tidak akan datang hingga orang-orang bersaing satu sama lain dalam hal ketinggian bangunan mereka.” ~ (Sunan at-Tirmidzi, Al-Adab Al-Mufrad)

“Salah satu tanda hari kiamat nantinya adalah orang-orang akan berlagak (pamer) dalam membangun mesjid-mesjid.” ~ (Sunan an-Nasa’i, Sunan Abu Dawud, Sunan Ibnu Majah)

“Hari kiamat tidak akan datang hingga orang-orang membangun rumah-rumah seperti pakaian berwarna (rumah berwarna-warni).” ~ (Al-Adab Al-Mufrad)

“Hari kiamat tidak akan datang sampai hiasan rumah menyerupai pakaian yang dilukis.” ~ (Al-Adab Al-Mufrad)

Sungai Eufrat Mengungkap Gunung Emas (Kekayaan Yang Sangat Banyak)

“Hari kiamat tidak akan datang sebelum sungai Eufrat mengungkap sebuah gunung emas, yang menyebabkan orang-orang bertarung memperebutkannya. Sembilan puluh sembilan dari seratus orang akan tewas namun setiap orang dari mereka akan berkata barangkali aku yang akan selamat (dan mendapatkan emas itu).” ~ (Sahih Muslim, Sunan Ibnu Majah, Riyad as-Salihin)

“Tidak lama lagi sungai Eufrat akan mengungkap harta (gunung) emas, jadi siapapun yang hidup pada masa itu seharusnya tidak ikut serta memperebutkannya.” ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim)

Munculnya Nabi Palsu, Penipu dan Pembohong Besar (Dajjal)

“Hari kiamat tidak akan terjadi hingga sekitar tiga puluh Dajjal (pembohong besar) muncul, dan masing-masing akan mengklaim dirinya sebagai nabi Allah SWT.” ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan at-Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah)

“Menjelang hari kiamat, akan banyak muncul pembohong-pembohong besar, maka waspadalah terhadap mereka.” ~ (Sahih Muslim)

Waktu Akan Bergerak (Berlalu) Dengan Cepat

“Hari kiamat tidak akan terjadi hingga waktu akan berlalu dengan cepat.” ~ (Sahih Bukhari)

“Kiamat tidak akan terjadi hingga waktu bergerak dengan cepat, setahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu, dan seminggu seperti sehari, dan sehari seperti sejam, dan sejam seperti suar api (yang meletup).” ~ (Sunan at-Tirmidzi)

Pembunuhan (Pertumpahan Darah) Semakin Sering Terjadi

“… menjelang hari kiamat penderitaan akan muncul dan banyak terjadi Al-Harj.” Mereka bertanya, “Wahai Rasul Allah! apa itu Al-Harj?’ Nabi menjawab, Pembunuhan! Pembunuhan!” ~ (Sahih Bukhari)

“Menjelang terjadinya hari kiamat akan banyak terjadi Al-Harj, dan Al-Harj yang berarti Pembunuhan (pembantaian dan pertumpahan darah dimana-mana).” ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan Ibnu Majah)

“… suatu masa akan datang ketika pembunuh tidak tahu kenapa dia melakukan pembunuhan, dan korbannya tidak tahu kenapa dia dibunuh.” ~ (Sahih Muslim)

Diangkatnya Pengetahuan, Munculnya Fenomena Kebodohan dan Ketidakpedulian

“Menjelang terjadinya hari kiamat akan muncul suatu zaman ketika pengetahuan agama akan diambil (lenyap karena meninggalnya para ulama yang berpengetahuan) dan ketidakpedulian terhadap agama (kebodohan) akan tersebar dimana-mana.” ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan at-Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah)

“Allah tidak mengambil pengetahuan [islam] dari hati manusia, tapi mengambilnya melalui meninggalnya para ulama yang berpengetahuan sampai tak ada lagi yang tersisa, para pengikut akan memilih pemimpin dari golongan yang tidak berpengetahuan yang mana jika mereka [para ulama dan pemimpin] ditanyai [penjelasan] mereka akan memberikan putusan tanpa berdasarkan pengetahuan. Sehingga mereka [para ulama dan pemimpin] akan tersesat dan menuntun para pengikutnya menuju kesesatan.” ~ (Sahih Bukhari dan Sahih Muslim)

“Menjelang hari kiamat, pengetahuan akan diambil dan ketidakpedulian (kebodohan) akan tersebar (di seluruh dunia), minuman keras akan diminum, dan perzinaan akan menjadi-jadi.” ~ (Sahih Muslim)

“Sebelum hari kiamat, akan ada suatu masa ketika pengetahuan akan diambil, dan ketidakpedulian (kebodohan) akan mengambil alih dan akan ada banyak pertumpahan darah dalam jumlah yang besar.” ~ (Sahih Muslim)

“Ketidakpedulian [terhadap agama] akan menyebar secara luas.” ~ (Sahih Bukhari)

Munculnya Fenomena Kekacauan dan Penderitaan di Seluruh Dunia

“Orang-orang akan mengikuti cara hidup selain cara hidupku, dan mencari bimbingan selain bimbingan dan petunjukku.” ~ (Sahih Muslim)

“Aku mengkhwatirkan pengikutku yang nantinya para pemimpinnya akan membawa mereka menjadi sesat.” ~ (Sunan Abu Dawud)

“Menjelang hari kiamat akan banyak muncul pembohong-pembohong besar, maka waspadalah terhadap mereka.” ~ (Sahih Muslim)

“Ketika anggota suku yang paling jahat menjadi penguasanya, dan anggota masyarakat yang paling tidak berharga (tidak layak) menjadi pemimpinnya, dan seseorang dihormati karena takut akan kejahatan yang mungkin dia lakukan, dan kepemimpinan diberikan kepada orang-orang yang tidak layak, nantikanlah kedatangan kiamat.” ~ (Sahih Bukhari)

Semua ramalan sekaligus peringatan ini secara dramatis dan tak disangka telah terpenuhi. Di seluruh penjuru dunia, dengan sedikit pengecualian, umat manusia termasuk kaum muslimin, saat ini memiliki para pemimpin terburuk. Tanda akhir zaman yang tak disangka ini sedang berlangsung namun begitu banyak orang yang tidak melihat atau tidak dapat menyadarinya, dan secara buta mereka bergegas layaknya segerombolan binatang ternak mendukung dan mengikuti pemimpin-pemimpin tertentu demi kepentingan pribadi, atau rasa takut, atau dikarenakan ketidakpedulian dan ketidaktahuan (kebodohan).

Maraknya Praktek Riba di Seluruh Dunia

“Akan datang suatu masa (di akhir zaman) ketika tidak seorangpun yang terhindar dari Riba, dan mereka yang tidak mempraktekkannya secara langsung akan tetap terkena imbasnya.” ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan an-Nasa’i)

Maraknya Mengkonsumsi Minuman Keras (Alkohol, Khamar, dsb)

Mengkonsumsi minuman beralkohol secara universal, yang merupakan induk dari segala kejahatan, sudah menjadi sebuah wabah yang mengerikan dan menyebar di seluruh dunia. Setiap orang berresiko terkena dampak buruk dari minuman keras, seperti pengendara yang mabuk (sepeda motor, mobil, kereta api, pesawat, dsb), bayi dalam kandungan ikut mengkonsumsi alkohol ketika ibunya meminum alkohol dan menerima dampak buruk dari minuman keras tersebut, hampir setiap orang termasuk pejabat negara ikut minum dan mabuk sehingga berkelakuan layaknya keledai di depan umum.

“Diantara tanda-tanda kiamat adalah sebagai berikut: … mengkonsumsi alkohol (minuman keras) akan menjadi sesuatu yang umum.” ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan at-Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah)

Perzinaan dan Perselingkuhan Akan Menjadi Hal Yang Biasa

Perzinaan, baik yang dilakukan oleh orang-orang yang belum menikah maupun yang sudah menikah (perselingkuhan) sudah marak terjadi dalam kehidupan modern. Menjaga keperawanan dan kesetiaan pernikahan sudah dianggap ketinggalan zaman.

“Diantara tanda-tanda kiamat adalah lazimnya perbuatan sexual (perzinaan) secara terang-terangan.” ~ (Sahih Bukhari)

“Akan terjadi kelaziman perbuatan sexual (perzinaan) di tempat umum.” ~ (Sahih Bukhari)

“Menjelang hari kiamat, perzinaan akan menjadi-jadi.” ~ (Sahih Muslim)

Ketidakseimbangan Antara Jumlah Laki-laki dan Perempuan

Rasulullah SAW bersabda:

“Jumlah wanita akan bertambah dan jumlah laki-laki akan sangat berkurang sehingga lima puluh wanita akan dilindungi (bukan dinikahi) oleh seorang laki-laki.” ~ (Sahih Bukhari)

“… jumlah laki-laki akan berkurang sementara jumlah perempuan akan terus bertambah banyak sehingga seorang laki-laki akan melindungi (bukan menikahi) lima puluh perempuan. ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan at-Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah)

Ketidakseimbangan antara jumlah laki-laki dan perempuan yang sangat besar sehingga seorang laki-laki harus melindungi (bukan menikahi) sebanyak lima puluh perempuan, saat ini memang belum terjadi, namun sepertinya akan terjadi dalam waktu yang tidak lama lagi. Hal ini bisa dikaitkan dengan dampak pada produksi kandungan sperma laki-laki (x dan y) akibat polusi lingkungan (termasuk radiasi sinyal telepon seluler dan internet) dan makanan hasil rekayasa genetika.

Budak Perempuan Melahirkan Bayi Majikan Wanitanya

“Ketika budak perempuan melahirkan bayi majikan wanitanya, itulah salah satu tanda-tandanya (hari kiamat).” ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, Hadits Nawawi, Riyad as-Salihin)

 

 

“Hari kiamat akan datang ketika hanya orang-orang terburuk yang tinggal di dunia. Mereka akan lebih buruk dari orang-orang yang hidup sebelum zaman Islam. Mereka akan mendapatkan apa yang mereka minta dari Allah. Sekelompok orang-orang dari pengikutku akan terus berjuang dalam mematuhi perintah Allah, tetap mendominasi atas musuh-musuh mereka. Orang-orang yang menentang mereka tidak akan dapat mencelakai mereka. Mereka (orang-orang beriman) akan terus berada dalam tekanan hingga kiamat (kecil) mendatangi mereka. Kemudian Allah akan mengangkat (memunculkan) binatang yang wanginya seperti kasturi dan lembut seperti sutra; tapi binatang itu akan menyebabkan kematian seluruh orang-orang beriman, tidak seorang pun yang tertinggal walau hanya memiliki iman sekecil-kecilnya dalam hatinya. Maka hanya orang-orang terburuk saja yang tersisa dan akan dihancurkan oleh hari kiamat.” ~ (Sahih Muslim)

“Hari kiamat tidak akan terjadi hingga kalian berjuang melawan Bangsa Turk; orang-orang bermata kecil (sipit), berwajah kemerahan; berhidung pesek, lebar dan pendek. Wajah mereka lebar dan terlihat seperti perisai yang dilapisi kulit. Hari kiamat tidak akan terjadi hingga kalian bertempur melawan orang-orang bersepatu terbuat dari rambut.” ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan an-Nasa’i, Sunan at-Tirmidzi, Sunan Abu Dawud, Sunan Ibnu Majah)

“Hari kiamat tidak akan terjadi sampai kalian berjuang melawan bangsa Khudh dan Kirman dari bangsa non-Arab. Wajah mereka kemerah-merahan, berhidung datar (pesek) dan bermata kecil (sipit); wajah mereka akan terlihat seperti perisai yang datar, dan sepatu (alas kaki) mereka terbuat dari rambut).” ~ (Sahih Bukhari)

“Hari kiamat tidak akan mulai hingga kalian berjuang melawan orang-orang bermata kecil dan berwajah lebar, mata mereka seperti mata belalang dan wajah mereka seperti palu perisai. Mereka akan memakai sepatu terbuat dari rambut, menggunakan perisai dilapisi kulit dan menambatkan kuda-kuda mereka pada pohon-pohon kurma.” ~ (Sunan Ibnu Majah)

“Hari kiamat tidak akan terjadi sampai kalian berjuang melawan Bangsa Yahudi, dan batu-batu tempat para yahudi bersembunyi akan berkata, “Wahai Muslim! Ada seorang Yahudi di belakangku, bunuh lah dia.” ~ (Sahih Bukhari)

“Hari kiamat tidak akan datang hingga umat muslim berjuang melawan bangsa Yahudi dan kaum muslimin akan membunuh mereka sampai orang-orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon dan batu atau pohon itu akan berkata: Muslim, atau hamba Allah, ada seorang Yahudi di belakangku; kemari dan bunuh dia; tetapi pohon Gharqad tidak akan berkata demikian, oleh karenanya pohon Gharqad  adalah pohonnya orang-orang Yahudi.” ~ (Sahih Muslim, Riyad as-Salihin)

“Hari kiamat tidak akan terjadi hingga seseorang melewati sebuah kuburan dan akan berkata, ‘andaikan aku yang berada di kuburannya’.” ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Muwatta Malik)

“Sebelum hari kiamat akan muncul kekacauan (cobaan) seperti bagian malam yang gelap yang mana seseorang akan beriman di pagi hari dan kafir pada malam harinya, atau sesorang yang beriman di malam hari dan menjadi kafir pada pagi harinya. Pada masa ini siapa yang duduk akan lebih baik daripada yang berdiri dan siapa yang berdiri akan lebih baik daripada yang berjalan, dan yang berjalan akan lebih baik daripada yang berlari. Jadi, patahkan busurmu, putuskan tali busurmu dan pukulkan pedangmu pada batu. Jika orang-orang mendatangi (menyerang) salah satu dari kalian, biarkan dia (yang diserang) menjadi seperti yang lebih baik dari kedua anak Adam (yang dibunuh, bukan yang membunuh).” ~ (Sunan Abu Dawud, Sunan Ibnu Majah)

“Sebelum hari kiamat akan ada Fitan (cobaan) seperti malam yang gelap. Pada pagi hari seseorang akan beriman, malam harinya dia menjadi kafir, pada malam hari seseorang akan beriman, pagi harinya dia menjadi kafir, orang-orang akan menjual (mengorbankan) agamanya (keyakinannya) demi materi duniawi.” ~ (Sunan at-Tirmidzi)

“Konstantinopel (Istanbul) – Turki akan ditaklukkan menjelang hari kiamat.” ~ (Sunan at-Tirmidzi)

“Hari kiamat tidak akan terjadi sampai ada peperangan antara dua kelompok yang diantaranya akan ada sejumlah besar korban, meskipun klaim (agama) keduanya adalah satu dan sama. Dan hari kiamat tidak akan terjadi sampai munculnya sekitar 30 (tiga puluh) pembohong, semuanya akan mengklaim dirinya sebagai nabi Allah.” ~ (Sahih Bukhari)

“Hari kiamat tidak akan terjadi hingga dua sekte besar berlawanan satu sama lain dimana akan ada sejumlah besar korban di kedua sisi dan mereka akan mengikuti satu dan doktrin agama yang sama.” ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim)

“Ketika kejujuran telah hilang, maka tunggulah hari kiamat.” “Ketika kekuasaan diberikan kepada orang-orang yang tidak layak, maka tunggulah hari kiamat.” ~ (Sahih Bukhari)

“Hari kiamat tidak akan terjadi sampai seorang laki-laki dari suku Qahtan muncul, mengendalikan orang-orang dengan tongkatnya (menguasai dan memerintah mereka dengan kekerasan dan penindasan).” ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim)

“Hari kiamat tidak akan terjadi hingga api akan muncul dari daerah Hijaz (Mekkah dan Madinah), dan api tersebut akan menyinari leher unta-unta di Busra (Syria).” ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim)

“Hari kiamat tidak akan terjadi sampai orang-orang yang paling bahagia di dunia adalah ‘Luka bin Luka’ (bodoh dan hina).” ~ (Sunan at-Tirmidzi)

“Diantara tanda-tanda kiamat adalah sebagai berikut: 1. Pengetahuan agama akan diambil (meninggalnya para ulama yang memiliki pengetahuan). 2. Ketidakpedulian (terhadap agama) akan menguasai dunia. 3. Mengkonsumsi alkohol akan menjadi sesuatu yang umum. 4. Lazimnya perbuatan sexual (perzinaan) secara terang-terangan.” ~ (Sahih Bukhari)

“Hari kiamat tidak akan terjadi hingga kekayaan akan melimpah, sehingga orang yang kaya harta akan khawatir karena tidak seorangpun yang bersedia menerima zakatnya, dan kemanapun dia ingin menyerahkan zakat kepada orang lain, orang tersebut akan berkata, ‘Saya tidak membutuhkannya’.” ~ (Sahih Bukhari, Hadits Qudsi)

“Suatu masa akan mendatangi umat manusia ketika seseorang akan berkeliling dengan emasnya untuk membayar zakat dan tidak menemukan seorangpun untuk menerimanya, dan seorang laki-laki akan terlihat diikuti oleh empat puluh perempuan sebagai pelindung mereka karena sedikitnya jumlah laki-laki dibanding jumlah perempuan yang begitu banyak.” ~ (Sahih Bukhari)

“Hari kiamat tidak akan terjadi hingga putra dari Maryam (Nabi Isa as) turun di tengah-tengah kalian sebagai seorang pemimpin yang adil, dia akan mematahkan salib, membunuh babi-babi, dan menghapuskan pajak. Kekayaan akan berlimpah sehingga tidak seorangpun yang akan menerimanya (sebagai sedekah).” ~ (Sahih Bukhari, Sunan Ibnu Majah)

“Bersabarlah sampai kamu menjumpai Tuhanmu, meskipun masa yang kamu alami saat ini buruk namun masa yang akan datang setelahnya akan lebih buruk.” ~ (Sahih Bukhari)

Munculnya Berbagai Fitnah dan Kehancuran Moral Manusia

 

 

 

 

“Wanita akan berpakaian namun (kelihatan) telanjang, mengundang kejahatan [maksiat] dan menggoda orang lain dengan menata rambutnya seperti punuk unta.” ~ (Sahih Muslim dan Riyad as-Salihin)

“Wanita akan berpakaian (berpenampilan) seperti pria.”

“Pria akan berpakaian (berpenampilan) seperti wanita.”

“Ketika kejujuran telah hilang, maka nantikanlah (kedatangan) hari kiamat.” ~ (Sahih Bukhari)

“Ketika kekuasaan (amanah) diberikan kepada orang-orang yang tidak layak, maka nantikanlah (kedatangan) hari kiamat.” ~ (Sahih Bukhari)

 

“Hari kiamat tidak akan terjadi hingga gempa bumi akan lebih sering terjadi.” ~ (Sahih Bukhari)

“Hari kiamat tidak akan terjadi hingga penderitaan atau kesengsaraan akan muncul [dimana-mana].” ~ (Sahih Bukhari)

“Hari kiamat tidak akan terjadi hingga matahari terbit dari barat.” Jadi ketika matahari terbit (dari barat) dan setiap orang akan menyaksikannya, mereka semua akan meyakini (memeluk islam) tapi pada saat itu (sesuai dengan yang disebutkan Allah AWT, Qur’an, 6:158), ‘tiada lagi gunanya beriman bagi siapapun yang sebelumnya tidak beriman, namun tidak berbuat baik.’ ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan Ibnu Majah)

“Diantara tanda-tanda hari kiamat adalah nantinya pengetahuan akan diambil (meninggalnya para ulama yang berpengetahuan) dan ketidakpedulian atau kebodohan (tentang agama) akan menyebar; meminum minuman beralkohol akan menjadi sesuatu yang umum, dan perzinaan secara terbuka akan tersebar luas, dan jumlah laki-laki akan berkurang sementara jumlah perempuan akan terus bertambah banyak sehingga seorang laki-laki akan melindungi lima puluh perempuan. ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan at-Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah)

 

“Orang-orang akan terus melaksanakan ibadah haji dan umrah ke kabbah meskipun setelah munculnya Ya’juj dan Ma’juj.” Hari kiamat tidak akan terjadi hingga pelaksanaan ibadah haji (ke kabbah) terabaikan. ~ (Sahih Bukhari)

Menjelang hari kiamat, pengetahuan akan berkurang. ~ (Sahih Muslim)

“Hari kiamat tidak akan datang kecuali terjadinya banyak Al-Harj. mereka bertanya: Apa itu Al-Harj? Nabi menjawab: Pertumpahan darah. Pertumpahan darah.” ~ (Sahih Muslim)”

“Hari kiamat tidak akan mulai hingga kalian membunuh penguasa kalian dan berperang satu sama lain dengan pedang, dan dunia kalian diwarisi oleh orang-orang terburuk.” ~ (Sunan at-Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah)

“Mendekati hari kiamat akan terjadi perubahan-perubahan (bencana alam), bumi mengalami longsor, dan Qadhf (batu-batu terlempar berhamburan).” ~ (Sunan Ibnu Majah)

“Hari kiamat tidak akan datang hingga seseorang membunuh tetangganya, saudara laki-lakinya, dan ayahnya.” ~ (Al-Adab Al-Mufrad)

 

“Hari kiamat tidak akan datang hingga penduduk Madina akan meluas sampai ke Ihab atau Yahab. Zubair berkata: Saya menanyakan berapa jauh jarak kedua tempat ini dari Madina. Dia berkata: Jauh dan Sangat jauh.” ~ (Sahih Muslim)

“Salah satu tanda hari kiamat adalah nantinya orang-orang yang berada di mesjid menolak menjadi imam dan tidak akan mendapatkan imam untuk memimpin mereka dalam melaksanakan shalat.” ~ (Sunan Abu Dawud)

“Mengikuti dan menjalankan ajaran agama (Islam) akan semakin sulit dan menjalani kehidupan dunia akan menjadi semakin sulit, dan orang-orang akan menjadi lebih kikir, dan hari kiamat (kehancuran dunia) hanya akan menimpa orang-orang terburuk, dan Al-Mahdi (pemimpin atau penuntun) satu-satunya (setelah Nabi Muhammad SAW) hanya Nabi Isa Ibn Maryam as.” ~ (Sunan Ibnu Majah)

“Hari kiamat tidak akan mulai hingga kekayaan (harta) berlimpah dan kekacauan muncul, dan Harj meningkat.” Mereka berkata: “Apa itu Harj, Ya Rasulullah?” Rasul menjawab: “Pembunuhan, pembunuhan, pembunuhan,” tiga kali.” ~ (Sunan Ibnu Majah)

“Hari kiamat itu tidak akan datang sampai kalian melihat sepuluh tanda-tanda nya dan (dalam kaitannya dengan tanda-tanda hari kiamat) beliau menyebutkan ‘Asap’, ‘Dajjal’, ‘Binatang Buas’, ‘Terbitnya Matahari dari Barat’, ‘Turunnya Isa ibnu Maryam as’, ‘Ya’juj dan Ma’juj’, ‘Tenggelamnya bagian bumi di tiga tempat, satu di timur, satu di barat, dan satu di Arabia’, yang terakhir yaitu ‘Gejolak api akan muncul dari Yaman, dan akan menggiring umat manusia berkumpul ke tempat pengadilan’.” ~ (Sahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan at-Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah)

“Hari kiamat tidak akan terjadi hingga (1) dua kelompok besar berperang satu sama lain sehingga mengakibatkan korban yang sangat banyak dari kedua pihak dan mereka mengikuti satu ajaran agama yang sama, (2) tiga puluh Dajjal (penipu) muncul, dan masing-masing mengaku sebagai utusan Allah SWT, (3) pengetahuan agama akan diambil (dengan meninggalnya para ulama yang berpengetahuan), (4) gempa bumi akan semakin sering terjadi, (5) waktu akan berlalu dengan cepat, (6) penderitaan akan muncul, (7) Al-Harj (pembunuhan) akan meningkat, (8) kekayaan akan melimpah – sehingga seorang yang kaya akan khawatir karena tidak ada seorangpun yang akan menerima zakatnya, dan kemanapun dia pergi untuk mendapatkan seseorang sebagai penerima zakatnya, orang yang dijumpainya akan berkata saya tidak membutuhkannya, (9) orang-orang bersaing satu sama lain dalam membuat bangunan-bangunan yang tinggi, (10) seseorang melewati sebuah kuburan dan berkata andaikan akau yang berada di tempatnya, (11) matahari terbit dari barat. Jadi ketika matahari terbit dan orang-orang melihatnya (terbit dari barat) mereka semua akan meyakini (Islam) pada saat itu terjadi: Allah SWT berfirman, ‘Tiada lagi gunanya beriman bagi siapapun yang sebelumnya tidak beriman, namun tidak berbuat baik.’ (Qur’an, Al-An’am, 6:158). Dan hari kiamat akan terjadi ketika dua orang mengembangkan kain pakaian di depan mereka tapi mereka tidak akan sempat menjualnya, atau melipatnya; dan hari kiamat akan terjadi ketika seseorang memerah susu untanya dan telah mengambil susunya tapi dia tidak akan sempat meminumnya; dan hari kiamat akan terjadi ketika seseorang menyiapkan tangki air tapi tidak sempat memberikannya kepada hewan ternaknya; dan hari kiamat akan terjadi ketika seseorang telah mengangkat sepotong makanan ke mulutnya tapi tidak sempat memakannya.” ~ (Sahih Bukhari)

“Hari kiamat tidak akan datang sebelum kekayaan melimpah dan meluap dimana -mana, sangkin banyaknya seseorang yang ingin membayar zakat hartanya tidak dapat menemukan sesorang untuk menerimanya dan hingga jazirah Arab menjadi padang rumput dan sungai.” ~ (Sahih Muslim)

“Hari kiamat tidak akan datang hingga wanita-wanita dari suku Daus terlihat mengelilingi Dhi al-Khalasa (untuk memuja) dan Dhi al-Khalasa adalah sebuah tempat di Tabala, dimana dulunya ada sebuah kuil sebagai tempat suku Daus melakukan pemujaan terhadap berhala.” ~ (Sahih Muslim)

“Hari kiamat tidak akan terjadi sampai para pemangsa (penindas) berbicara kepada orang-orang dan sampai ujung cambuk dan tali pengikat alas kakinya berbicara kepadanya, dan pahanya memberitahu dia tentang apa yang akan terjadi pada keluarganya setelah dia.” ~ (Sunan at-Tirmidzi)

“Ketika penduduk Syam mengalami kehancuran, maka itu tidak ada untungnya bagimu. Pertolongan Allah tidak akan pernah berhenti terhadap kelompok pengikutku, mereka tidak akan dicelakai oleh orang-orang yang mengabaikan mereka sampai hari kiamat terjadi.” ~ (Sunan at-Tirmidzi)

“Jika kamu tidak menemukan khalifah pada masa itu, maka larilah jauh-jauhl (mengasing) sampai kematianmu, meskipun kematianmu sambil berpegangan (ke tunggul pohon). Saya bertanya: Apa yang akan terjadi selanjutnya? Nabi menjawab: Jika seseorang menginginkan kuda betina itu melahirkan anak kuda, kuda itu tidak akan menyerah sampai hari kiamat datang.” ~ (Sunan Abu Dawud)

“Hari kiamat tidak akan mulai hingga sekelompok umatku akan berjaya atas orang-orang lain, dan mereka tidak peduli siapa yang menjatuhkan mereka dan siapa yang mendukung mereka.” ~ (Sunan Ibnu Majah)

“Hitunglah enam kejadian yang menandakan mendekatnya hari kiamat: kematianku, penaklukan Yerusalem, suatu wabah yang akan menimpa kalian (bangsa Arab) dan akan menewaskan kalian dalam jumlah besar seperti wabah yang menimpa domba-domba, peningkatan kekayaan sedemikian rupa sehingga seandainya seseorang diberikan seratus dinar, dia tidak akan merasa puas: lalu munculnya penderitaan yang mana tidak satupun dari rumah orang Arab akan luput, dan kemudian sebuah gencatan senjata antara kalian dan bangsa Al-Asfar (Bizantium) yang akan menghianati dan menyerang kalian di bawah delapan puluh bendera hitam. Di bawah setiap bendera akan terdapat dua belas ribu pasukan.” ~ (Sahih Bukhari, Sunan Ibnu Majah)

“Kalian akan mengalami masa dimana orang-orang terbaik adalah orang-orang yang tidak menyukai tanggung jawab untuk menguasai segalanya sampai akhirnya mereka terpilih menjadi penguasa. Dan orang-orang tersebut memiliki sifat yang berbeda: Orang-orang terbaik pada periode pre-Islam adalah orang-orang terbaik dalam Islam. Suatu masa akan datang ketika kalian lebih ingin bertemu denganku daripada keluargamu atau jumlah kekayaanmu digandakan.” ~ (Sahih Bukhari)

“Sebelum hari kiamat datang akan terjadi Harj.” Aku berkata: “Wahai Rasulullah, apa itu Harj?” Rasul menjawab: “Pembunuhan.” Sebagian muslim berkata: Wahai Rasulullah, saat ini kami telah membunuh begitu banyak penyembah berhala dalam satu tahun.” Rasulullah SAW menjawab: Harj nantinya tidak seperti membunuh para penyembah berhala, melainkan kalian akan saling membunuh satu sama lain, hingga seorang laki-laki akan membunuh tetangganya dan anak sepupunya dan kelurganya.” Beberapa orang bertanya: Wahai Rasululullah, akankah kami berada dalam keadaan akal sehat pada saat itu?” Rasulullah SAW menjawab: “Tidak, akal sehat akan diambil dari kebanyakan orang pada saat itu, dan akan tersisa orang-orang dungu yang tidak memiliki akal sehat.” ~ (Sunan Ibnu Majah)

“Dan Hari Kiamat tidak akan datang sampai Madinah menyingkirkan kejahatannya (orang-orang jahat yang berada di Madinah) seperti tungku yang menghilangkan kotoran besi.” ~ (Sahih Muslim)

“Hari kiamat akan datang ketika Rum (golongan umat penganut agama kristen ortodoks) akan membentuk kelompok mayoritas. Mereka memiliki empat kualitas. Mereka mempunyai kesabaran menghadapi suatu cobaan dan mampu dengan segera mengembalikan akal sehat mereka setelah menghadapi masalah dan kembali menyerang setelah terdesak. Mereka bersikap baik terhadap orang-orang fakir, miskin, anak yatim, dan yang lemah, kualitas baik kelima yang mereka miliki yaitu mereka memberikan perlawanan terhadap penindasan dari para raja-raja (penguasa dan pemimpin).” ~ (Sahih Muslim)

“Ketika kamu melihat khalifah berdiri di tanah suci (Yerusalem), gempa dan longsor, kesedihan dan masalah serius akan semakin mendekat dan pada masa itu hari kiamat akan lebih dekat kepada umat manusia daripada tanganku ke kepalamu.” ~ (Sunan Abu Dawud)

“Hari kiamat tidak akan datang hingga bagian harta warisan tidak disalurkan dan tidak ada suka cita atas ramapasan perang.” ~ (Sahih Muslim)

“Tanda pertama dari hari kiamat nantinya adalah api yang akan mempertemukan (mengumpulkan) orang-orang dari timur ke barat.” ~ (Sahih Bukhari)

“Hari kiamat tidak akan datang kecuali tujuh puluh ribu pasukan dari Bani Ishaq akan menyerang Konstantinopel. Ketika mereka mendarat disana, mereka tidak akan berjuang menggunakan senjata atau menghujani anak panah tapi hanya akan mengucapkan: “Tiada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar,” dan salah satu sisi dari kota itu akan runtuh (bagian yang berada di pinggir laut). Kemudian mereka akan mengucapkan untuk kedua kalinya: “Tiada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar,” dan sisi lainnya dari kota itu akan runtuh, dan mereka akan mengucapkan kembali: “Tiada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar,” dan gerbang kota itu akan terbuka dan mereka memasukinya, mereka akan mengumpulkan harta rampasan perang dan membagikannya satu sama lain ketika sebuah suara terdengar berkata: Sesungguhnya, Dajjal telah datang. Dan mereka kemudian meniggalkan semuanya dan kembali.” ~ (Sahih Muslim)

“Sebelum hari kiamat orang-orang hanya akan mengucapkan salam kepada orang-orang tertentu, perdagangan akan sangat marak sehingga seorang wanita akan ikut serta bersama suaminya dalam berdagang, orang-orang akan memutuskan hubungan dengan keluarga dan kerabatnya, informasi akan menyebar, kesaksian palsu akan muncul dan kesaksian yang benar akan disembunyikan.” ~ (Al-Adab Al-Mufrad)

“Aku mengkhwatirkan pengikutku yang para pemimpinnya akan membawa mereka menjadi sesat. Ketika pedang digunakan diantara umatku, itu tidak akan berhenti sampai hari kebangkitan, dan hari kiamat tidak akan datang sebelum umatku melekat pada orang-orang musyrik dan umatku menyembah berhala. Akan muncul diantara umatku tiga puluh pembohong besar yang masing-masing mengaku bahwa dia adalah Nabi Allah, padahal aku merupakan nabi penutup (terakhir) yang setelahku tidak akan ada lagi nabi; dan sebahagian lagi dari umatku akan terus berpegang pada kebenaran dan tidak akan tercelakai oleh orang-orang yang menentang mereka, sampai ketentuan Allah terjadi.” ~ (Sunan Abi Dawud)

“Dajjal akan muncul diantara umatku dan dia akan tinggal (di dunia) selama empat puluh hari. Dan Allah akan mengirim Isa Ibnu Maryam yang akan mengejar dan membunuh Dajjal. Kemudian orang-orang akan hidup selama tujuh tahun tanpa ada perasaan benci atau dendam di antara mereka. Lalu Allah akan mengirimkan angin yang dingin dari arah Syria sehingga setiap orang yang memiliki walau hanya setitik kebaikan atau keimanan tidak sanggup bertahan menghadapinya dan akan meninggal, begitu banyak bahkan jika sebagian dari kamu berada di bagian paling dalam pegunungan, angin ini akan sampai juga ke tempat itu dan akan menyebabkan kematianmu. Hanya orang-orang jahat (kafir) yang akan bertahan dan mereka tidak peduli layaknya seperti burung dan berkelakuan seperti binatang buas. Mereka tidak akan pernah menghargai kebaikan atau mencela kejahatan. Kemudian Saytan akan mendatangai mereka dalam wujud manusia dan berkata: Tidakkah kamu merespon? dan mereka akan menjawab: Apa perintahmu kepada kami? Dan Setan akan memerintahkan mereka untuk menyembah berhala (bukan Allah), meskipun demikian, mereka akan memiliki persediaan makanan yang melimpah dan menjalani kehidupan yang nyaman. Lalu terompet akan ditiup dan tidak seorangpun yang akan mendengarnya tapi seseorang akan menekuk lehernya ke satu sisi dan mengangkatnya dari sisi lain dan orang pertama yang mendengar suara terompet itu adalah orang yang sedang sibuk membenahi tangki air minum untuk unta-untanya. Dia akan pingsan dan oranlain juga akan pingsan, dan Allah akan mengirimkan hujan seperti embun dan akan menyebabkan orang-orang berjatuhan. Kemudian suara terompet kedua akan ditiupkan dan mereka akan bangun dan mulai memeperhatikan sekitarnya. Lalu akan disebutkan” Wahai manusia, temui Tuhanmu, dan mereka semua berdiri disana. Dan Mereka akan ditanyai. Kemudian akan disebutkan: Kumpulkan sekelompok dari mereka untuk menuju api neraka. Dan akan ditanyakan: Berapa banyak: Akan disebutkan: Sembilan ratus sembilan puluh sembilan  dari seribu ke api neraka dan hari itu adalah saat yang membuat anak-anak menjadi tua dikarenakan kengeriannya dan pada hari itu adalah saat ketika disebutkan: “Kenebanaran akan terungkap”.” ~ (Sahih Muslim)

 

“Agama (Islam) akan terus ada (bertahan), dan sekelompok orang-orang muslim akan terus berjuang untuk melindunginya hingga hari kiamat terjadi.” ~ (Sahih Muslim)

“Sekelompok dari pengikutku akan terus mematuhi hukum Allah dengan ta’at (beriman) dan mereka tidak akan dicelakai oleh orang-orang yang tidak meyakini mereka atau menentang mereka hingga ketentuan Allah (hari kiamat) datang pada saat mereka masih beriman.” ~ (Sahih Bukhari)

“Sekelompok dari pengikutku akan tetap berjaya sampai ketentuan Allah (kiamat kecil) menimpa mereka saat mereka masih berada dalam masa kejayaan.” ~ (Sahih Bukhari, Sunan Ibnu Majah)

“Akan selalu ada sekelompok dari umatku yang akan berjuang memebela kebenaran, dan menentang orang-orang yang telah dijadikan Allah menjadi menyimpang (beralih dari kebenaran), dan memberikan ketentuan terhadap mereka, hingga hari kiamat mulai dan janji Allah datang. Kebaikan diikatkan ke pengikat kuda hingga hari kebangkitan. Telah disampaikan padaku bahwa aku akan meniggal dan tidak akan hidup lama, dan kalian akan mengikutiku kelompok demi kelompok, menyolok leher satu sama lain. Dan tempat yang aman bagi orang-orang yang beriman adalah di Ash-Sham.” ~ (Sunan an-Nasa’i)

Hanya Orang-orang Kafir yang Tersisa di Penghujung Akhir Zaman (Saat Kiamat Terjadi)

“Nantinya hanya orang-orang paling jahat yang masih hidup pada saat hari kiamat (hari kehancuran) terjadi.” ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim)

“Hari kiamat (hari kebangkitan) tidak akan terjadi selama masih ada orang yang mengucapkan: ‘Allah, Allah’.” ~ (Sahih Muslim)

“Hari Kiamat (hari kebangkitan) tidak akan terjadi sampai ‘Allah, Allah’ tidak diucapkan di bumi.” ~ (Sahih Muslim, Sunan at-Tirmidzi)

Hari Kiamat Akan Dimulai Pada Hari yang Paling Utama yaitu Hari Jum’at

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Hari terbaik ketika matahari terbit adalah hari Jum’at. Pada hari itu Nabi Adam diciptakan, pada hari itu dia memasuki surga, dan pada hari itu dia dikeluarkan dari surga (turun ke dunia). Dan hari kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jum’at.” ~ (Sahih Muslim, Sunan an-Nasa’i, Sunan Abu Dawud, Sunan at-Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah)

“Kita (Muslim) adalah kaum terakhir tetapi kita akan menjadi kaum terdahulu saat Hari Kebangkitan (Hari Kiamat) meskipun umat sebelum kita diberikan wahyu (kitab suci) terlebih dahulu. Dan Hari Jum’at sebenarnya merupakan hari yang wajib (suci atau utama) bagi mereka (Yahudi dan Nasrani) tapi mereka tidak menerimanya. Sehingga Allah memberikan petunjuk kepada kita (Hari Jum’at) dan seluruh umat lain berada di belakang kita: hari suci umat Yahudi adalah keesokan harinya (Hari Sabtu) dan hari suci umat Nasrani adalah hari setelahnya (Hari Minggu).” ~ (Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan an-Nasa’i, Sunan Ibnu Majah, Riyad as-Salihin)

Leave a Reply